Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Demokrasi atau Tirani kah kampusku?!

Gambar
Demokrasi dalam keadaan aman dan berjalan dengan lancar. Benarkah demikian? Seperti yang kita ketahui bahwa demokrasi kita beberapa tahun ini tidak mengalami kemajuan, berhenti dijalan. Bila kita membicarakan tentang demokrasi, kampus seharusnya bisa menjadi contoh sistem demokrasi yang sesungguhnya, karena kampus merupakkan salah satu fase dimana yang nantinya akan melahirkan calon pemimpin – pemimpin muda yang berkualitas. Mahasiswa sebagai agent of change yang akan membuat perubahan – perubahan baru dengan ide serta gagasan yang kita miliki untuk kemajuan bangsa dan negara.  Pertnyaan demi pertanyaan muncul, Dimanakah demokrasi kampus kita? Apakah kampus kita sudah berubah menjadi Tirani?  Kampus kita ini merupakan salah satu Universitas terbesar yang berada di Lampung, tetapi mengapa demokrasi di kampus ini tidak berjalan? Bahkan saya melihat tulisan di media sosial yang bertuliskan “RIP DEMOKRASI KAMPUS”, demokrasi  kampus kita telah mati, kita sudah tidak meng...

Katanya Rindu

Rindu tidak tersusun dari batas peta Tetapi, dari seberapa luas kau mengingatnya Rindu tidak diciptakan oleh jarak Ia lahir sebab keberadaan... Sedekat apapun jarak kalian, selama tidak pernah tinggal di hati dan ingatan, rindu tidak akan pernah ada. Rindu itu tak tersusun dari batas peta yang luas Tetapi, dari seberapa luas kau mengingatnya Rindu tidak diciptakan oleh jarak yang membentang Ia lahir sebab karna keberadaan... Sedekat apapun jarak, selama tak pernah tinggal di hati, ingatan... Rindu tak kan pernah ada... #wanitabiru #pecandurindu

Tertindas

*Puisi Sonian By : deraru31 Inilah hidupku Terjerat tali Tak bisa lepas Terkekang Merasakan sakit Merintih perih Penyiksaan Ku rasa Tertindas olehmu Sang maha adil Pemimpinku Bertopeng

Sebuah Emosi

Gambar
Beramai – ramai kalian berteriak Meneriakkan sesuatu yang tak pasti Meneriakan sebuah kata – kata dengan penuh emosi Saling menjatuhkan satu sama lain Memberontak kesana kemari Memperjuangkan apa yang kalian anggap benar Heiii Sadar lah wahai kalian Kalian adalah saudara Saudara sedarah Kalian ada dalam satu atap Berhentilah menjatuhkan saudara sendiri Jangan buat diri kalian menjadi bodoh Apa yang kalian inginkan? Tahta Jabatan Kekuasaan Bukalah mata kalian Tak ada gunanya kalian bermain dengan kotor Pakailah otak jika ingin berkuasa Ada banyak cara mendapatkan kekusaan dengan bermain bersih Bukankah kita mencintai kebersihan Jika demikian bersihkanlah kotoran yang ada pada diri kalian... Dan mulailah bermain dengan bersih hingga kalian berkuasa #wanitabiru

Angan

Gambar
by : deraru31 Ia dapat ku sentuh Tetapi tak dapat ku genggam Ia ada bersamaku Tetapi tak dapat ku miliki Ku melihatnya dengan mata berbinar Melihatnya dengan oenup rasa yang tak mampu lagi tuk diungkapkan Heyy kau... Teruslah bersamaku Walaupun ku tak kan bisa memilikimu Setidaknya ku masih bisa melihatmu dengan senyuman...

Semua karna rindu

By : deraru31 Setiap hari Setiap jam Setiap menit Bahkan setiap detik Kulewatkan waktu bersamamu Tetapi... Mengapa kau begitu kejam Kau biarkan aku selalu bersamamu Tetapi kau biarkan aku juga tersakiti olehmu Wahaii rindu Aku sudah lelah dengan semua ini Aku ingin pergi darimu Aku ingin menghilang dari bayang – bayang dirimu Rindu!!! Tetapi mengapa usahaku tuk lepas darimu slalu gagal Walau aku tersakiti, aku tetap bertahan Walau aku tlah lelah, aku tetap bertahan Walau aku ingin jauh, tetapi aku masih dekat denganmu Oh rinduuu Mantra apa yang kau berikan kepadaku Mengapa aku sulit sekali lepas darimu Aku seperti burung dalam sangkar yang sulit untuk bebas Karnamu aku selalu saja bersedih.. Karnamu aku selalu saja terus merasakan rasa sakit... Karnamu, karnamu dan karnamu Semua ini karna dirimmu rindu!!! Apakah ini sudah takdir ku Terus bersama mu dengan sakit yang ku rasakan Atau mungkinkah suatu saat akan ada seseorang malaikat Yang akan membebaskanku...

Kenangan Kala Itu

By : deraru31 Hari mulai petang, senja mulai muncul dan hujanpun perlahan turun, membuatku yang sedang berdiri dibelakang jendela kamarku mengingat kejadian yang tak bisa ku lupakan. Kala itu aku masih duduk di sekolah menengah atas, aku Rahma Fardina anak satu - satunya dari ayah dan ibuku, aku bersekolah di SMA yang cukup jauh dari rumahku. Aku bersekolah dengan diantar oleh ayahku dan terkadang aku dijemput oleh temanku. Ah iya ngomong soal teman aku memiliki 2 sahabat yang aku sayangi yaitu Dera dan Ina. Aku, Dera dan Ina adalah sahabat sejak kecil, kami bertiga selalu bersama, keluarga kami pun saling kenal dan sudah seperti saudara. Kami selalu saling bercerita tentang apapun yang kami alami. Pada suatu ketika Ina jatuh cinta pada kakak kelas yang cukup dekat denganku, ia adalah Kak Aji sang ketua Osis disekolahku. Aku dekat dengannya karena kebetulan aku adalah bendahara Osis dan kami sering bertemu dan bercengkrama. Karna cinta monyetnya itu Ina memintaku untuk men...